Di penghujung Bulan Desember ini separuh nyawa bumi pertiwi telah pergi..
Di sela-sela bacaan tahlil dan tahmid yang mengantar kepergianmu..
banyak tetesan air mata sebab masih membutuhkanmu..
sebab mencintaimu.. sebab merindukan petuah dan lelucon hikmahmu..
kuyakin, kau tak keberatan dijuluki indah atau buruk..
kuyakin, kau tak marah jika dihujat para rival..
kuyakin, kau tak pernah sakit hati sebab kau hanya sakit gigi..
selamat jalan..
selamat jalan..
kuberharap para malaikat disana akan terpingkal-pingkal dengan cerita humormu..
(03-01-2010)